![]() |
Kecantikan Korban Janda Ella |
Bandung, Info Breaking News - Peristiwa pembunuhan sadis terhadap janda cantik karyawan Bank ternama di kota Bandung, kini mulai menunjukan titik terang yang cukup mencengangkan banyak pihak.
Bermula teriakan hysteris dari anak tunggal sang janda bernama MA (16) yang merupakan anak berkebutuhan khusus sebagai penderita Autis itu pada Selasa (11/9/2018) siang pukul 11.50 WIB.
Seorang tetangga mereka bernama Deni melihat MA (16), putra Ella Nurhayati, berteriak dari dalam rumah. Deni melihat, pakaian anak itu berlumuran darah. Tangan remaja yang menderita autis itu, memegang ponsel.
Dia menjerit-jerit. "Ibu gogog...ibu gogog!!!" teriaknya. Gogog dalam bahasa Sunda berarti anjing.
Deni mengira, ibu MA digigit anjing. Dia kemudian berlari ke rumah tetangganya itu. Namun pintu terkunci dari dalam.
Dia lalu meminta MA mengambil kunci. Setelah pintu terbuka, Deni lantas masuk ke dalam. Dia menemukan Ella Nurhayati sudah tewas bersimbah darah dengan posisi tertelungkup.
Deni kemudian keluar dari rumah dan melihat Hari dan Mayor TNI Inf Agus hendak menuju masjid dekat rumah korban untuk salat Zuhur. Dia pun memanggil keduanya.
Mereka kemudian melihat kondisi korban Ela Nurhayati, sudah dalam keadaan meninggal dunia di ruang tamu rumah dengan bermandikan darah, akibat tusukan senjata tajam sebanyak 28 kali hujaman keberbagai tempat vital korban.
Menurut warga sekitar, Ella mengontrak rumah itu, setelah karyawati salah satu bank BUMN itu, bercerai dengan suaminya.
Hari itu, korban cuma berdua dengan putranya MA, yang sebelumnya diantar mantan suaminya, sebagaimana kebiasaan pada saat hari libur.
Polisi yang melakukan olah TKP, tak menemukan adanya bekas pintu hancur. Juga kesaksian warga sekitar, tak ada yang bertamu ke rumah itu. Ini yang membuat pihak Polisi mengundang cukup banyak kalangan ahli sebagai saksi dalam kasus pembunuhan sadis ini, sehingga ada 6 pakar psikolog dan lainnya secara khusus meneliti kejiwaan MA yang sampai kini masih dinyatakan sebagai saksi kunci.
Karena dalam waktu dekat ini publik akan terheran kaget jika sang pembunuh adalah justru yang tak pernah diduga bisa berbuat sekeji itu. *** Putri Emilia.