Sekarang Ahok Tak Minta Demo Umat Islam Disemprot Bensin
Jum'at, 14 Oktober 2016 , 13:34:00 WIB
Laporan: Saeful Anwar
Berita Metropolitan. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sepertinya sudah berubah. Kini sikap Ahok lebih tenang menanggapi unjuk rasa umat Islam.
Sikap tenang diperlihatkan Ahok menanggapi demonstrasi yang dilakukan umat Islam hari ini. Ahok dapat memaklumi demonstrasi tersebut karena dianggapnya sebagai hak yang dijamin dalam demokrasi. Ahok pun tak masalah sekalipun unjuk rasa yang disebut-sebut melibatkan 15 ribu orang tersebut menuntut penuntasan kasus penistaan agama yang dituduhkan terhadap dirinya.
"Ya demo kan hak semua orang kan," ujar Ahok di Balaikota DKI Jakarta, Jumat (14/10) pagi.
Ahok didemo umat Islam bukan kali ini saja. Pada minggu terakhir September 2014, ribuan massa gabungan dari berbagai ormas Islam menggeruduk Ahok di kantornya.
Saat itu mereka menolak Ahok menjadi gubernur DKI, menggantikan Joko Widodo yang naik jabatan jadi Presiden RI.
Sehari setelah aksi demo, Ahok mengeluarkan tanggapan yang mengejutkan. Selain menuding para pendemo sebagai massa bayaran, dia juga meminta agar aparat kepolisian menyediakan water cannon yang diisi dengan bensin untuk menghadapi pendemo.
"Saya minta sediain water cannon. Water cannon itu diisi bensin sekali-sekali biar kebakaran. Ya kalau rusuh disemprot bensin kira-kira dia teriak-teriak bertobat nggak? Kalau orang bertobat itu, orang-orang bayaran ya, bukan ideologi," ujar Ahok, Kamis (25/9/2014).
Ucapan Ahok itu pun mengundang reaksi, Ahok berkata seperti itu seolah dirinya bukan pemimpin atau pejabat negara, melainkan seperti seorang preman yang mengajak perang. [ipk]
Komentar Pembaca